About This Course
Manajemen Risiko adalah mata kuliah yang memberikan pemahaman komprehensif mengenai bagaimana organisasi mengidentifikasi, menganalisis, mengevaluasi, serta mengendalikan risiko yang dapat memengaruhi pencapaian tujuan bisnis. Mata kuliah ini menekankan pentingnya pendekatan sistematis dalam mengelola ketidakpastian, baik dalam konteks operasional, strategis, finansial, maupun kepatuhan.
Melalui pembelajaran ini, mahasiswa akan mempelajari konsep dasar risiko, kerangka kerja manajemen risiko (termasuk prinsip ISO 31000), teknik identifikasi risiko, metode analisis kualitatif dan kuantitatif, penilaian prioritas risiko, serta strategi pengendalian risiko yang efektif. Selain teori, mata kuliah ini juga dilengkapi dengan studi kasus dan aplikasi nyata di sektor logistik, manufaktur, jasa, dan organisasi publik.
Mahasiswa juga akan dilatih untuk berpikir kritis dan analitis dalam menyusun risk register, melakukan penilaian risiko berbasis bukti, serta merancang rencana mitigasi dan monitoring yang berorientasi pada peningkatan keberlanjutan dan ketahanan (resilience) organisasi.
Pada akhir perkuliahan, mahasiswa diharapkan mampu:
- Memahami konsep dasar dan terminologi risiko dalam berbagai konteks bisnis.
- Melakukan proses identifikasi, analisis, dan evaluasi risiko secara sistematis.
- Merancang strategi pengendalian risiko yang tepat sesuai karakteristik risiko.
- Mengintegrasikan manajemen risiko ke dalam proses operasional dan pengambilan keputusan.
- Menggunakan pendekatan analitis dan berbasis data dalam penyelesaian masalah risiko.
Mata kuliah ini sangat relevan untuk mahasiswa yang ingin berkarier di bidang logistik, supply chain, manajemen operasi, asuransi, auditing, industri maritim, perbankan, dan sektor publik—di mana kemampuan mengelola risiko menjadi kompetensi utama dalam meningkatkan kinerja dan daya saing organisasi.
Lecturer
Dr. Nurul Imani Kurniawati, S.E.,. M.M.
Dr. Nurul Imani Kurniawati, S.E.,. M.M., seorang pendidik dan praktisi pada prodi Manajemen dan Administrasi Logistik Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro yang berkomitmen pada pengembangan pendidikan vokasi, peningkatan kompetensi mahasiswa, serta pemberdayaan masyarakat melalui penelitian dan pengabdian. Dalam perjalanan profesional saya, saya memadukan perspektif akademik dengan pengalaman lapangan, terutama dalam bidang logistik, risiko dan asuransi pengangkutan, manajemen rantai pasok, digitalisasi UMKM, serta pengembangan sumber daya manusia.
Sebagai bagian dari Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro, saya aktif mengampu beberapa mata kuliah inti seperti Asuransi Pengangkutan Barang, Marketing Logistik, Manajemen Risiko Perusahaan, Identifikasi Risiko, dan berbagai topik lain yang relevan dengan dunia industri. Saya juga terlibat dalam penyusunan kurikulum berbasis kebutuhan industri, pengembangan Teaching Factory (TEFA), serta kolaborasi dengan mitra seperti PT Schneider Indonesia, KITB, PT Patna Maritim, BNI Eksplora, Bea Cukai, dan berbagai lembaga profesi.
Selain aktivitas akademik, saya berperan aktif dalam Forum Pendidikan Tinggi Vokasi Indonesia (FPTVI) pada bidang sinergi industri. Peran ini memperkuat komitmen saya untuk menjembatani kebutuhan industri dengan lulusan vokasi yang kompeten, adaptif, dan siap kerja.
Dalam bidang pengabdian masyarakat, saya banyak terlibat dalam program-program pemberdayaan UMKM, khususnya pada peningkatan digitalisasi pemasaran, pelatihan kemasan dan labeling produk, strategi ekspor bagi UMKM, hingga penguatan usaha perdesaan seperti BUMDes, kelompok peternak, dan kelompok usaha perikanan. Saya percaya bahwa pendidikan tidak berhenti di ruang kelas — tetapi harus memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Saya juga aktif menulis modul, materi pelatihan, proposal penelitian, hingga berbagai dokumen kebijakan seperti Renstra Sekolah Vokasi Undip. Minat saya dalam penelitian meliputi bidang ketahanan pangan, energi berkelanjutan, logistik hijau, UMKM, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Sebagai seorang pendidik, saya meyakini bahwa keberhasilan bukan hanya diukur dari apa yang dicapai oleh diri sendiri, tetapi dari sejauh mana kita membantu membuka jalan bagi orang lain untuk berkembang. Karena itu, setiap langkah dalam karier saya selalu diarahkan untuk berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan, kemajuan industri, dan kesejahteraan masyarakat.