Mahasiswa mampu menjelaskan tujuan, prinsip, dan tahapan survei tanah serta evaluasi lahan dalam perencanaan pertanian dan lingkungan. Mahasiswa memahami karakteristik profil tanah dan klasifikasinya sesuai standar nasional maupun internasional. Mahasiswa dapat menafsirkan peta topografi dan tematik, mengidentifikasi bentuk lahan dan pola sebaran tanah, serta menilai sifat fisik dan kimia tanah yang relevan dengan potensi penggunaan lahan. Mahasiswa menganalisis karakteristik lahan dan data iklim untuk mengevaluasi kesesuaian lahan bagi berbagai komoditas pertanian menggunakan kerangka kerja yang berlaku. Selain itu, mahasiswa mampu merumuskan kelas kesesuaian lahan dan menyusun laporan teknis sesuai prosedur perencanaan tata guna lahan.
Mata kuliah ini juga memperkuat kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan data geospasial (misalnya kemiringan, drainase, risiko erosi), mengevaluasi faktor pembatas, serta memberikan rekomendasi strategi pengelolaan lahan yang tepat. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa mengembangkan kompetensi berpikir kritis, komunikasi tertulis, dan pengambilan keputusan terkait pengelolaan sumber daya lahan berkelanjutan.
Mata kuliah Survei Tanah dan Evaluasi Lahan diasuh oleh Nani Kitti Sihaloho, S.P., M.P., seorang Assistant Professor yang memiliki kepakaran dalam bidang Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan, khususnya pada Fisika Tanah. Beliau berfokus pada penelitian yang berkaitan dengan dinamika sifat fisik tanah, ketersediaan air tanah, pengelolaan lahan berkelanjutan, serta aplikasi evaluasi lahan untuk berbagai tujuan penggunaan lahan pertanian maupun non-pertanian.
Dengan latar belakang keilmuan dan pengalaman profesional tersebut, beliau memiliki komitmen untuk membimbing mahasiswa agar mampu:
- memahami konsep dasar dan aplikasi survei tanah,
- melakukan evaluasi kesesuaian lahan secara ilmiah,
- menganalisis faktor pembatas dan potensi suatu lahan,
- serta menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan lahan yang berkelanjutan.
Melalui pendekatan pembelajaran yang interaktif dan berbasis studi kasus lapangan, beliau mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis, bekerja dengan data nyata, dan mampu memberikan rekomendasi pemanfaatan lahan yang tepat guna sesuai kondisi biofisik wilayah.